Stabilkan Harga Saat Ramadan, Pemkab Pasuruan dan Bulog Drop Minyakita 1.600 Karton 

oleh -34 Dilihat
IMG 20260226 WA0041
Pedagang di Pasuruan menerima Minyakita. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Lonjakan permintaan bahan pokok pada pekan awal Ramadan langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Operasi pasar digelar dengan menyasar tiga pasar besar guna menekan fluktuasi harga minyak goreng.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.600 karton minyak goreng kemasan satu liter digelontorkan untuk menjaga stok di tingkat pedagang. Pasar Bangil menerima jatah paling besar sebanyak 800 karton, Pasar Sukorejo dan Pasar Pandaan masing-masing mendapatkan suplai 400 karton.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony, menegaskan bahwa pemilihan ketiga pasar tersebut didasarkan pada statusnya sebagai indikator harga tingkat regional maupun nasional. Pasar Bangil dipilih karena masuk dalam sistem SP2KP Kementerian Perdagangan, sementara Pasar Pandaan dan Sukorejo merupakan pasar pantauan Siskaperbapo Jawa Timur.

“Pekan pertama Ramadan ini kami fokuskan di tiga pasar utama tersebut untuk memastikan ketersediaan barang. Total ada 1.600 karton yang kami drop untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau,” ujar Ghony.

Dalam operasi pasar kali ini, pemerintah menggandeng Bulog untuk memastikan rantai distribusi tetap terkendali. Para pedagang menebus minyak goreng tersebut dengan harga Rp 14.500 per liter. Namun, Ghony memberikan peringatan keras agar para pedagang mematuhi aturan harga jual ke konsumen.

“Harga tebus dari Bulog itu Rp 14.500 per liter. Kami tegaskan, pedagang wajib menjual kembali sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 15.700 per liter. Tidak boleh lebih,” imbuhnya.

Langkah pengawasan ketat juga akan dilakukan pasca-distribusi ini. Tim dari Diskoperindag bakal diterjunkan secara berkala untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan atau penjualan di atas HET yang dapat membebani masyarakat di tengah menjalankan ibadah puasa.

“Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan stabilitas harga pangan hingga menjelang Idul Fitri mendatang,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.