Sempat Viral Ditanami Pisang, Pemkab Pasuruan Akhirnya Perbaiki Jalan Penghubung Antar Kecamatan

oleh -3 Dilihat
WhatsApp Image 2024 07 19 at 13.01.55 scaled
Perbaikan jalan penghubung sempat viral ditanami pohon pisang. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Jalan rusak yang menghubungkan Kecamatan Pandaan dengan Prigen, Kabupaten Pasuruan, sempat viral karena ditanami warga dengan pohon pisang. Pemkab Pasuruan lalu bertindak melakukan perbaikan dengan pengaspalan.

Perbaikan jalan penghubung antar kecamatan yang ada di Desa Ketanireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan itu sejak dua hari lalu dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasuruan. Terlihat para pekerja melakukan pengaspalan jalan rusak yang berlubang.

Tokoh pemuda desa setempat, Ahmad Naufal, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pasuruan yang peduli dengan jalan yang selamanya ini tidak pernah disentuh perbaikan. Walaupun diawali dengan aksi sepontan warga menanam pohon pisang sebagai bentuk protes.

“Mewakili warga desa sangat berterima kasih telah diperhatikan jalan penghubung akhirnya diperbaiki. Selama ini merupakan jalan perekonomian bagi warga untuk bekerja atau membawa hasil panen dari kebun,” ujar Naufal, Jumat (19/7).

Naufal menyampaikan dengan perbaikan jalan penghubung antar kecamatan ini maka masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari bisa kembali normal. Tanpa takut akan terjatuh akibat lubang di jalan yang membahayakan.

Salah satu pengendara yang melintas, Bianto sangat berterima kasih dengan adanya perbaikan. Aktivitas kerjanya tidak lagi memutar untuk mencari jalan yang bagus. “Kalau sudah diperbaiki tidak lagi memutar mencari jalan yang baik, jadi menuju tempat kerja lebih pendek jaraknya,” kata Bianto. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.