KabarBaik.co – Niat hati mengawali tahun baru 2025 dengan jalan-jalan dan liburan, rombongan pemuda terperosok masuk jurang saat berteduh di tengah guyuran hujan deras di sebuah bekas warung yang roboh di Dusun Badut, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Rabu (1/1). Mereka rencananya hendak ke kawasan wisata air terjun Dholo, Besuki.
Diketahui seorang di antara rombongan itu meninggal dunia akibat terperosok masuk jurang dan dada sebelah kanannya tertancap sebuah bambu. Korban bernama Bagus Satrio Budi Utomo, lelaki berusia 20 tahun asal Desa Brangkal, Kecamatn Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang.
Kapolsek Mojo, AKP Karyawan Hadi pun membenarkan kejadian nahas tersebut. Meski demikian rombongan yang lainnya dinyatakan selamat dan tidak mengalami luka bahkan ketika saat hendak mengevakuasi rekannya tersebut.
Rombongan selamat atas kejadian tersebut Susilo Bambang Yudayana 23 tahun, Lukman Hakim 20 tahun, dan Ridho 20 tahun. Ketiganya merupakan remaja asal Desa Bukur, Kecamatan Patihanrowo, Kabupaten Nganjuk.
“Sementara itu, rombongan lainnya ialah Intan Nur Aini Putri Zaini, perempuan 23 asal Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Khoirul Huda, 42 tahun, asal Desa Jetak, Kecamatan Motong, Kabupaten Tuban, dan terakhir Eko Prasetyo, 48 tahun asal Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri,” katanya Kamis (2/1) melalui sambungan telepon.
9 Orang di Kediri Masuk Jurang Akibat Bangunan Roboh saat Hujan Deras, 1 Tewas Tertusuk Bambu
Sebelumnya diberitakan, satu orang meninggal dunia jatuh terperosok ke jurang hingga diduga tertusuk batang kayu atau bambu mengenai dada sebelah kanan korban. Hingga para saksi berusaha naik dan mengevakuasi korban dan membawanya di pingir jalan.
Melihat korban tidak sadar para saksi berinisiatif dan langsung membawa korban ke rumah sakit.
Namun ketika dalam perjalanan korban sudah tidak sadarkan diri dan setibanya di Rumah Sakit Lirboyo korban dinyatakan sudah meninggal dunia. (*)








