Puskesmas Tanjungharjo Bojonegoro Senilai Rp 8,4 M Terancam Mangkrak

oleh -6 Dilihat
34f16919 5669 4632 ae33 aa61968d104b
Gedung Puskesmas Tanjungharjo (Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Gedung Puskesmas Tanjungharjo di Desa Tanjungharjo, Kapas, Bojonegoro, terancam mangkrak meski pembangunan fisiknya telah rampung. Bangunan fasilitas kesehatan yang menelan anggaran sekitar Rp 8,4 miliar itu diketahui berdiri di atas lahan sawah dilindungi (LSD).

Pembangunan Puskesmas Tanjungharjo yang dikerjakan pada 2025 tersebut sempat direncanakan segera beroperasi. Namun hingga kini bangunan belum dapat difungsikan karena belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kendala utama terletak pada status lahan produktif yang digunakan, sehingga memerlukan izin dari Kementerian Pertanian.

Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar mengatakan Pemkab Bojonegoro, khususnya Dinas Kesehatan, harus bertanggung jawab atas persoalan tersebut.

“Kami sangat menyayangkan perencanaan yang dilakukan Dinas Kesehatan, karena bangunan itu bersumber dari uang rakyat,” ujar Umar, Selasa (23/12).

Umar mengungkapkan DPRD telah meminta penjelasan kepada Kepala Dinas Kesehatan terkait polemik tersebut. Menurutnya, persoalan ini menunjukkan lemahnya perencanaan pembangunan fasilitas publik.

9304c871 1491 44f1 b83e 1293bbcff3ba
Puskesmas Tanjungharjo (Shohibul Umam)

“Seharusnya puskesmas ini bisa melayani ribuan warga. Namun sekarang justru tidak bisa beroperasi karena belum mengantongi izin dari Kementerian Pertanian. Ini merupakan dosa besar,” tegasnya.

Umar juga mempertanyakan langkah konkret yang akan diambil pemerintah daerah agar bangunan tersebut tidak terbengkalai. DPRD meminta agar gedung puskesmas tetap dapat difungsikan demi menjamin pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Informasinya, dinas harus menyiapkan lahan pengganti lima kali luas lahan LSD yang digunakan. Kata Kepala Dinas, lahan tersebut sudah disiapkan. Kami berharap ini bukan sekadar janji,” tandas Umar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini ditulis.

Sebagai informasi, pembangunan Puskesmas Tanjungharjo dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal di tahun 2023, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,4 Milyar, kemudian ditambah. Selanjutnya, pada tahun anggaran 2024, kembali dialokasikan dana sebesar Rp 3 miliar untuk penyelesaian pembangunan gedung tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.