KabarBaik.co- Innalillahi wa Innailaihirajiun. Mendung duka tengah menyelimuti warga Nahdliyin. Salah seorang kader muda terbaik, Alamudin Dimyati Rois (Gus Alam), 44, telah meninggal dunia, Selasa (6/5). Sebelumnya, anggota DPR RI itu terlibat dalam kecelakaan maut di ruas Tol Pemalang–Batang, Jawa Tengah, Jumat (2/5) lalu. Tepatnya, di Km 315+900 jalur A, wilayah Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan.
‘’Keluarga besar PKB berduka sedalam-dalamnya atas wafatnya Gus Alamudin Dimyati Rois, anggota Fraksi PKB, pengasuh Ponpes Al-Fadlu wal Fadilah Kaliwung, dan putra ulama besar almaghfurlah KH Dimyati Rois,’’ kata Menko Kesra Muhaimin Iskandar, yang juga ketua umum DPP PKB dalam akun Instgramnya.
Sebelumnya, Jumat (2/5) lalu, pukul 02.40 WIB, terjadi kecelakaan maut melibatkan Toyota Innova Nopol H 1980 CM dengan truk fuso dengan nopol K 1344 K. Kendaraan Innova tersebut ditumpangi empat orang. Yakni, Gus Alam dan sopir, Arya Maulana, 30 tahun, serta dua asisten Gus Alam, Mohammad Balya, 57 tahun, dan Vicky Novitasari, 41 tahun
Saat itu, Innova melaju dari arah barat ke timur di lajur kanan. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil itu berupaya mendahului kendaraan lainnya dari lajur kiri. Nahas, pada saat bersamaan di lajur kiri terdapat truk fuso yang berjalan searah di depan Innova. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan dari belakang pun tak terhindarkan. Braakkk! Bodi bagian depan Innova hancur.
‘’Dalam kecelakaan tersebut, dua korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),’’ kata Kasi Gakkum Polres Pemalang Ipda Widodo kepada wartawan setempat, Jumat (2/5).
Dua korban yang meninggal dunia adalah asisten Gus Alam. Yakni, Arya Maulana dan Vicky Novitasari. Dilaporkan, saat itu Gus Alam mengalami luka cidera kepala sedang, fraktur pergelangan tangan kanan, fraktur jari manis tangan sebelah kanan. Selain itu, pelipis di sebelah kiri juga robek, dan kondisi setengah sadar. Saat ini yang bersangkutan dirawat di RS Budi Rahayu Pekalongan. Setelah menjalani perawatan beberapa hari, Gus Alam pun berpulang.
Di mata Cak Imin, panggilan Muhaimin Iskandar, Gus Alam adalah sosok muda yang bersahaja, penuh dedikasi, dan teguh mengabdi pada umat dan bangsa. ‘’Semoga amal ibadahnya diterima, dosanya diampuni, dan perjuangannya menjadi inspirasi bagi generasi penerus,’’ kata politikus alumnus UGM Jogjakarta itu.
Berdasarkan data, Gus Alam lahir di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada 26 Desember 1980. Ia alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro Semarang. Gus Alam sudah empat periode menjadi anggota DPR RI dari PKB sejak Pemilu 2009, dari Dapil Jateng 1, meliputi Kabupaten Kendal, Kabupaten/Kota Semarang, dan Salatiga.
Sebelum masuk ke gedung Senayan, Gus Alam pernah menduduki posisi Wakil Ketua DPW Garda Bangsa (salah satu sayap PKB) dan sekretaris Dewan Syura PKB Jateng. Kemudian, pada Pemilu 2009, ia pun mulai menjadi anggota DPR RI hingga sekarang. (*)








