Longsor Terjang Trawas Mojokerto, Rumah Warga Nyaris Rata dengan Tanah

oleh -11 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 26 at 9.51.59 AM
Rumah warga yang dierjang longsor (istimewa)

KabarBaik.co – Longsor menerjang sebuah rumah di Dusun Balekambang, Desa Seloliman, Trawas, Kabupaten Mojokerto. Bencana pada Kamis (25/12) sore tersebut membuat rumah warga itu rusak berat hingga nyaris rata dengan tanah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Material longsoran berasal dari tembok penahan tanah (TPT) dan sebagian badan jalan lingkungan yang berada tepat di atas rumah warga.

“Material longsor berupa tanah bercampur lumpur dengan ketinggian sekitar enam meter dan panjang kurang lebih sepuluh meter. Longsoran langsung menimpa rumah di bawahnya,” kata Khakim dalam keterangannya, Jumat (26/12).

Menurut Khakim, TPT yang ambrol tersebut dibangun pada 2022. Faktor utama penyebab longsor diduga akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, diperparah dengan konstruksi TPT yang dinilai kurang kuat dan memiliki dimensi terlalu tinggi.

“Pemicu utamanya hujan. Ditambah kondisi TPT yang kurang kokoh,” jelasnya.

Akibat kejadian itu, rumah milik Paikan, warga RT 06 RW 03 Dusun Balekambang, rusak parah hingga sekitar 90 persen. Dinding rumah ambruk, sementara sebagian besar atap roboh. Rumah permanen berukuran sekitar 14 x 6 meter persegi tersebut nyaris rata dengan tanah.

Meski kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa karena rumah dalam kondisi kosong saat longsor terjadi. Pemilik rumah diketahui sedang tinggal sementara di Dusun Sarirejo, Desa Srigading, Kecamatan Ngoro.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena rumah sedang tidak dihuni,” imbuh Khakim.

Pasca kejadian, korban berharap rumahnya dapat segera diperbaiki dan TPT dibangun ulang dengan konstruksi yang lebih aman agar tidak membahayakan warga sekitar.

Pemerintah Desa Seloliman pun berencana menggelar rapat untuk menentukan langkah tindak lanjut.

BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.