Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemprov NTB Upayakan Harga Bapok Tetap Stabil

oleh -1 Dilihat
50b50b56 5359 4fb5 b54e 0d9d9d709ff4
Antusiasme warga kunjungi Gerakan Pangan Murah di Lombok Tengah. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lombok Tengah – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangkaian kegiatan Safari Gubernur yang kali ini dipusatkan di lapangan Jelojok Kopang Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (4/3).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, serta sejumlah bahan pokok lainnya dengan harga di bawah harga pasar.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Ratusan warga memadati lokasi untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih murah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB Eva Dewiyani menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah.

Menurutnya, melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, pelaku usaha pangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan pasokan pangan tetap terjaga dan harga dapat dikendalikan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Selain menyediakan pangan murah, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat dalam rangkaian Safari Gubernur. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat menyerap aspirasi warga sekaligus memastikan berbagai program pembangunan daerah dapat dirasakan hingga tingkat desa.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB juga menggelar kampanye “Stop Boros Pangan” sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola dan mengonsumsi pangan secara bijak.

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.