KabarBaik.co, Pasuruan – Ruas jalan nasional yang terletak di Jalan dr. Soetomo Bangil, Kabupaten Pasuruan, mengalami kerusakan parah akibat hujan deras dan buruknya drainase yang tidak berfungsi dengan baik.
Kerusakan ini menimbulkan lubang aspal yang menganga di hampir sepanjang satu kilometer, dengan kedalaman dan ukuran yang bervariasi. Kondisi ini mengharuskan pengendara untuk ekstra hati-hati agar tidak terperosok dan mengalami kecelakaan.
“Setiap hari melintas Jalan Raya Bangil kirim pasir ke Sidoarjo, tapi harus hati-hati agar as roda dan per tidak patah, kalau tidak kita yang rugi nantinya,” ujar Amin, seorang sopir truk pasir yang setiap hari melintasi jalan tersebut, Selasa (24/2).
Ia menambahkan, selain membahayakan pengendara, kerusakan jalan ini juga sering menyebabkan kemacetan panjang, terutama di jam-jam sibuk, karena pengendara harus mengurangi kecepatan serta menghindari lubang-lubang yang tersebar di sepanjang jalan.
Armiati, seorang ibu rumah tangga yang juga sering melintasi jalan tersebut untuk mengantar anaknya sekolah, mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, selain banyaknya lubang di jalan, genangan air sisa hujan yang tak kunjung surut akibat drainase yang rusak juga semakin memperburuk kondisi.
“Jalan berlubang di mana-mana harus hati-hati, ditambah lagi genangan air sisa hujan yang belum surut membuat kemacetan panjang,” jelas Armiati.
Ironisnya, papan informasi yang menginformasikan kondisi jalan rusak tidak tampak dipasang, yang membuat pengendara semakin terjebak dalam kesulitan.
Kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama, dan dengan musim penghujan yang masih berlangsung, masyarakat berharap ada perhatian serius dari pemerintah untuk segera memperbaiki kondisi jalan agar dapat mencegah terjadinya kecelakaan lebih lanjut serta memperlancar arus lalu lintas.(*)








