KabarBaik.co, Sidoarjo – Penutupan pintu keluar sisi timur Terminal Purabaya memicu kemacetan di kawasan Waru. Sejak akses tersebut dibeton, arus kendaraan tersendat dan antrean mengular pada jam sibuk pagi maupun sore hari.
Perbaikan dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya rusak dan berlubang. Jalur itu menjadi akses utama bus AKAP dan AKDP keluar terminal, sehingga kerusakan berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas.
Proyek betonisasi sepanjang sekitar 225 meter dimulai Minggu (1/3) dan ditargetkan rampung maksimal Sabtu (7/3). Selama proses pengecoran dan pengeringan, pintu timur ditutup total.
Seluruh bus kini dialihkan keluar melalui pintu selatan menuju Jalan Letjen Sutoyo. Pengalihan ini membuat volume kendaraan menumpuk di satu titik dan memicu perlambatan arus.
Bus yang keluar hanya diperbolehkan belok kiri ke arah Flyover Waru karena tingginya arus dari arah barat. Akibatnya, kepadatan tak terhindarkan di bawah flyover hingga memanjang ke kawasan Aloha, Gedangan.
Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki menjelaskan proyek tersebut dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum.
“Mulai 1 sampai maksimal 7 Maret, karena ini pekerjaan betonisasi dan harus menunggu kering sempurna,” ujarnya, Rabu (4/3).
Ia mengakui dampak kemacetan menjadi konsekuensi sementara dari perbaikan tersebut.
“Memang ada tundaan di bawah Flyover Waru. Kepadatan bisa sampai Aloha, bahkan mendekati Pasmar,” jelasnya.
Menurut Budi, kerusakan jalan sebelumnya juga dipicu kebiasaan bus yang ngetem di pintu keluar untuk menaikkan penumpang di luar area resmi.
“Seharusnya ambil penumpang di dalam terminal. Kalau berhenti di pintu keluar, selain bikin macet juga mempercepat kerusakan jalan,” tegasnya.
Ke depan, Dishub akan memperketat pengawasan bersama Satlantas Polresta Sidoarjo dan pengelola terminal.
“Kami tempatkan petugas di pintu keluar untuk menghalau bus yang menaikkan penumpang di luar. Harapannya setelah betonisasi selesai, arus lalu lintas lebih tertib dan tidak kembali macet,” pungkasnya. (*)








