KabarBaik.co, Surabaya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada ratusan anak yatim piatu di gedung DPRD Surabaya, Senin (9/3). Kegiatan ini menjadi momentum penguat kepedulian sosial di lingkungan legislatif Kota Pahlawan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan DPRD Kota Surabaya, yakni Wakil Ketua Arif Fathoni, Bahtiar Rifai, dan Laila Mufidah, serta seluruh anggota dewan dan staf sekretariat.
Ada suasana yang berbeda dalam gelaran tahun ini. Kegiatan berlangsung khidmat tanpa kehadiran Ketua DPRD Kota Surabaya, almarhum Adi Sutarwijono, yang telah berpulang. Sebagai bentuk penghormatan, seluruh hadirin sempat menundukkan kepala sejenak.
“Kita heningkan cipta sejenak untuk mengenang almarhum Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono,” ujar Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, dalam sambutannya.
Politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa agenda santunan ini merupakan kegiatan reguler di bulan Ramadan yang telah dicanangkan sejak lama oleh almarhum Adi Sutarwijono. Pihaknya berkomitmen untuk terus melanjutkan warisan kebaikan tersebut.
“Kami berkomitmen menjadikan DPRD ini sebagai jembatan pengabdian masyarakat. Semoga kebaikan yang kita lakukan dicatat sebagai amal jariyah dan kita semua menjadi pribadi yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” tambah Fathoni.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai memaparkan bahwa terdapat sedikitnya 100 anak yatim piatu yang hadir menerima santunan. Ia menyebut aksi ini sebagai bentuk nyata kepedulian para wakil rakyat.
“Ini bentuk kepedulian sosial teman-teman pimpinan dan anggota DPRD yang rutin menyisihkan rezeki untuk berbagi. Kami berharap bisa memberi dampak kepedulian yang luas bagi masyarakat di luar tugas-tugas legislatif,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah menekankan pentingnya silaturahmi dalam kegiatan ini. Menurutnya, berbagi dengan anak yatim merupakan bagian dari upaya spiritual agar kota dan seluruh jajaran dewan senantiasa dilindungi.
“Tujuannya untuk memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial. Semoga dengan memuliakan anak-anak yatim, kita semua dijauhkan dari cobaan dan marabahaya,” pungkas Laila.(*)






