KabarBaik.co – Berbeda dengan daerah lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan tidak akan menyelenggarakan program mudik gratis pada lebaran tahun ini. Alasan diputuskannya kebijakan yang tidak sama seperti tahun sebelumnya itu karena beberapa hal.
“Pelaksanaan mudik gratis ini memang tidak lagi masuk dalam plot anggaran instansi di tahun 2025 ini. Jadi, memang sejak awal tahun 2025 ini memang tidak dianggarkan untuk menyediakan mudik gratis,” kata Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Kamis (20/2).
Saleh mengungkapkan, semua anggaran Dishub Kota Malang pada tahun ini lebih diprioritaskan pada penataan dan pembangunan sentra parkir Kayutangan. “Ini sudah terlihat bahwa Pemkot Malang baru-baru ini telah melunasi biaya pembelian lahan bangunan di Jalan Jenderal Basuki Rahmat yang bakal menjadi lokasi sentra parkir Kayutangan. Biaya pembelian lahannya menghabiskan dana Rp 25 miliar,” jelas Saleh.
Menurut Saleh, Dishub Kota Malang juga tengah melakukan eksisting lahan dengan membangun bangunan vertikal untuk kendaraan wisatawan di bagian belakang lokasi tersebut. “Nantinya bangunan itu akan terkoneksi dengan parkir vertikal di eks kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang,” kata Saleh.
Saleh menargetkan program mudik gratis bisa kembali dilaksanakan pada 2026 mendatang. Pada tahun lalu, Dishub Kota Malang menyediakan 10 bus untuk program mudik gratis. “Yang jelas tidak ada pergeseran anggaran. Tetapi memang dari awal tidak ada pelaksanaan mudik gratis. Kita fokus ke parkir, seperti di Kayutangan itu,” tandasnya. (*)








