KabarBaik.co – Pemasangan listrik jebakan tikus di pematang sawah wilayah Kabupaten Gresik kembali memakan korban. Kali ini, seorang pencari ikan asal Bojonegoro ditemukan meninggal dunia secara tragis di area persawahan Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Kamis pagi (1/5).
Korban berbama Nur Kholiq, 46 tahun, warga Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro meregang nyawa akibat tersengat jebakan listrik yang dipasang di tanggul sawah. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 04.11 WIB oleh seorang petani setempat.
Saat itu, saksi bernama Kamis, 64 tahun, tengah menuju sawahnya untuk memompa air. “Saksi melihat benda mencurigakan di antara tanggul sungai dan sawah milik warga. Setelah didekati, ternyata itu tubuh seseorang,” jelas Kapolsek Balongpanggang AKP Windu Priyo Prayitno, dalam keterangan resminya.
Karena panik, saksi langsung melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Desa Ganggang dan pemilik sawah, Warsono. Bersama warga, mereka mendatangi lokasi dan kemudian menghubungi pihak kepolisian.
Petugas Polsek Balongpanggang yang tiba di lokasi segera mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Gresik.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tangan korban masih menggenggam kawat beraliran listrik yang diduga sebagai bagian dari jebakan yang dipasang untuk menghalau hama tikus.
“Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa pemilik sawah, telah memasang jebakan listrik di dua sisi tanggul sejak sekitar dua bulan lalu,” tambah AKP Windu.
Jenazah korban telah dibawa ke RS Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ditemukan, di tubuh korban masih melekat peralatan setrum untuk mencari ikan. Sepeda motornya dititipkan di warung milik warga.
Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan dalam pemasangan jebakan listrik yang mematikan tersebut.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak memasang jebakan listrik karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa.(*)








