KabarBaik.co – Tersebar rekaman video berdurasi 15 detik yang memerlihatkan dua remaja melakukan penganiayaan. Diduga remaja tersebut merupakan pesilat dari PSHT yang menganiaya seorang pesilat Pagar Nusa.
Pihak kepolisian telah menyelidiki dan membenarkan insiden tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Ambulu, AKP Suhartanto, Kamis (25/7).
Ia menjelaskan bahwa aksi itu terjadi di pesisir Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu pada Rabu (24/7) malam.
“Iya monitor, semalam dan langsung didatangi oleh anggota kami,” ungkap Suhartanto.
Ia juga mengungkapkan bahwa benar jika para remaja yang terlibat dari perguruan silat PSHT dan juga Pagar Nusa.
“Betul insiden melibatkan dua perguruan silat. Kejadian dilatarbelakangi ulah dua anggota PSHT yang dalam kondisi mabuk naik motor mengelilingi area yang sedang dipakai latihan anggota Pagar Nusa. Motornya digeber-geber, sehingga ditegur,” terangnya.
Kedua pesilat PSHT merasa tidak terima, justru emosi dan menghajar pesilat Pagar Nusa yang menegur mereka.
“Ditegur kenapa bleyer-bleyer. Tidak terima ditegur malah memukuli orang yang menegur,” sebut Suhartanto.
Aparat dari Polsek yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dibarengi pengurus Pagar Nusa maupun pengamanan PSHT (Pamter) setempat. Ujung-ujungnya berakhir damai.
“Info kayak gitu langsung dihubungi Polsek. Kami datang, di sana ada juga Ketua Pagar Nusa dan Pamter memediasi dan sudah selesai damai di tempat,” pungkasnya.(*)








