Bangunan Ponpes Al Khoziny Akan Dibangun Ulang, Kementerian PUPR Turunkan Tim Teknis

oleh -17 Dilihat
3b452905 7901 44b4 ba66 44b5c4fcf135
Moh. Sholahuddin dan petugas PU daerah saat konsultasi dengan pihak pondok Al Khoziny (istimewa)

KabarBaik.co – Usai musibah ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, pemerintah pusat berencana membangun kembali gedung pesantren tersebut.

Pembangunan ulang ini akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Sejumlah tim teknis dari Kementerian PU mulai melakukan pengecekan di area Ponpes Al Khozin, Kamis (9/10) pemeriksaan dilakukan secara detail, meliputi kondisi konstruksi bangunan, kontur tanah, serta luas lahan pesantren yang terdampak.

Kegiatan tersebut merupakan langkah awal proses perencanaan pembangunan kembali pondok yang sebelumnya ambruk akibat musibah beberapa waktu lalu. Dari hasil pantauan, tim juga melakukan pendataan terhadap kebutuhan fasilitas pesantren yang akan dibangun.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Sidoarjo Moh. Sholehuddin membenarkan adanya rencana pembangunan ulang tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya turut mendampingi tim teknis PU saat melakukan pertemuan dengan pengasuh pondok KH. Raden Abdus Salam Mujib, di kediamannya.

“Dengan pesantren untuk istilahnya itu mendesain, mengecek seluruh pondok Al Khoziny ini luas tanahnya berapa, jumlah santrinya berapa, butuh kelas berapa, butuh asrama berapa, kemudian bangunan yang sekiranya nanti dibutuhkan itu seperti apa. Konsultasi dengan pengasuh, kemudian pihak PU ini mendesain gambarnya seperti apa, plus struktur bangunannya seperti apa. Ini sedang dilakukan pihak PU pusat,” ungkap Sholehuddin saat dikonfirmasi Sabtu (11/10).

Menurut Sholehuddin, pendataan yang dilakukan ini merupakan tahap awal penyusunan desain dan struktur bangunan baru yang akan disesuaikan dengan kebutuhan pesantren dan jumlah santri yang ada.

Ia menambahkan meski besaran anggaran dan teknis pembagian wewenang antara pemerintah pusat dan provinsi masih menunggu keputusan lebih lanjut, kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari instruksi langsung Menteri PU untuk menindaklanjuti rencana pembangunan ulang tersebut.

“Cuma ini diadakan untuk Pak Menteri agar mendata area, kebutuhan, kemudian perkiraan desain dan strukturnya seperti apa,” imbuhnya.

Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat, diharapkan proses pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny dapat segera terealisasi agar kegiatan pendidikan para santri bisa kembali berjalan normal.

Tim teknis dari Kementerian PUPR pusat dan provinsi dijadwalkan akan terus melakukan pemantauan hingga tahap perencanaan rampung. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.