KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mulai mengarahkan fokus pembangunan tahun 2027 pada penguatan sektor ekonomi masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari strategi menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Blitar, Tri Iman menyampaikan, arah kebijakan tersebut sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang telah disepakati bersama pemerintah provinsi.
“Tema pembangunan itu sebenarnya sudah tertuang dalam RPJMD. Untuk 2027 mengarah pada penguatan smart economy, setelah sebelumnya fokus pada pelayanan dasar,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi anggaran pembangunan yang terbatas mendorong pemerintah daerah untuk mencari sumber pertumbuhan baru, salah satunya melalui peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ketika anggaran pembangunan berkurang, maka kita harus menciptakan sumber-sumber baru. Salah satunya dengan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/3).
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada APBD, melainkan juga peran aktif pelaku usaha dan masyarakat secara luas.
“Pembangunan itu bukan hanya dari pemerintah daerah, tetapi juga dari pengusaha dan masyarakat. Ketika ekonomi masyarakat tumbuh, maka dampaknya juga akan kembali pada peningkatan pembangunan daerah,” imbuhnya.
Selain itu, terdapat sejumlah indikator dari pemerintah provinsi yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Target tersebut telah melalui proses evaluasi dan menjadi acuan dalam penyusunan program ke depan.
“Indikator-indikator itu sudah disepakati bersama provinsi, sehingga menjadi komitmen yang harus dijaga dan ditingkatkan dalam pelaksanaan program pembangunan ke depan,” pungkasnya. (*)






