8 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Kembali Teridentifikasi, 48 korban Terverifikasi

oleh -3 Dilihat
63f6ddd6 85cb 4f01 82e6 ff17d0889a95
Jenazah korban runtuhan bangunan Musala Ponpes Al Khoziny saat disalati (istimewa)

KabarBaik.co – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengidentifikasi delapan jenazah korban reruntuhan bangunan musala tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga Kamis (9/10) Malam, total 48 dari 67 korban jiwa telah terverifikasi identitasnya.

Tragedi ambruknya bangunan musala tersebut menelan 67 korban jiwa, dan kini tersisa 19 jenazah yang masih dalam proses identifikasi.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes M. Khusnan menjelaskan proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan medis, DNA, gigi, dan properti pribadi milik korban.

“Proses operasi DVI masih terus berjalan dengan pendalaman data antemortem (AM) dan postmortem (PM),” ujar Khusnan, Kamis (9/10).

Berikut delapan korban terbaru yang berhasil diidentifikasi:

– Moch. Adam Fidiansyah (12), warga Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo.

– Muhammad Raihan Jamil (14), warga Krembangan Jaya Selatan, Surabaya.

– Mohammad Abdul Rohman Nafis (15), warga Pulungan, Sedati, Sidoarjo.

– M. Ghifari Chasbi (15), warga Tamansari, Pasuruan.

– Moh. Toni Afandi (14), warga Sidotopo, Surabaya.

– Ach. Ramzi Fariki (15), warga Padurenan, Gunung Sindur, Bogor.

– Abdullah As Syadid (16), warga Alas Kokon, Modung, Bangkalan.

– Arif Afandi (15), warga Wonorejo, Tegalsari, Surabaya.

Dengan tambahan ini, total 48 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima tim DVI.

Berikut korban yang telah terverifikasi keseluruhan antara lain:

1. Maulana Alfan Ibrahimavic,
2. Muhammad Soleh,
3. Muhammad Mashudulhaq,
4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas,
5. M. Agus Ubaidillah,
6. Firman Noor,
7. M. Azka Ibadurrahman,
8. Daul Milal,
9. Nurudin,
10. Ahmad Rijalul Haq,
11. Moh. Royhan Mustofa,
12. Abdul Fattah,
13. Wasiur Rohib,
14. Mohammad Aziz Pratama Yudistira,
15. Moh. Dafin,
16. M. Ali Rahbini,
17. Sulaiman Hadi,
18. Muhammad Ahmad Fahmi,
19. Muhammad Reza Syfai Akbar,
20. Afifuddin Zarkasi,
21. Moh. Rizki Maulana Saputra,
22. Moh. Ubaidillah,
23. Virgiawan Narendra Sugiarto,
24. Moch. Ali Sirojuddin,
25. Muhammad Azam Habibi,
26. M. Maulidy Hasany Kamil,
27. Ach. Fathoni Abil Falaf,
28. M. Azam Alby Alfa Himam,
29. Khoirul Mutaqin,
30. Farhan,
31. Syafiuddin,
32. Achmad Ghiffary Haekal Nur,
33. Muhammad Ubay Dillah,
34. Achmad Alby Fahri,
35. Abdus Somad,
36. Imam Junaidi,
37. Mohammad Fajri Ali,
38. Muhammad Nasi Hudin,
39. Achmad Suwaifi,
40. Mochammad Haikal Ridwan,
41. Moch. Adam Fidiansyah,
42. Muhammad Raihan Jamil,
43. Mohammad Abdul Rohman Nafis,
44. M. Ghifari Chasbi,
45. Moh. Toni Afandi,
46. Ach. Ramzi Fariki,
47. Abdullah As Syadid,
48. Arif Afandi.

Tim DVI masih terus bekerja untuk mengidentifikasi sisa 19 korban agar seluruh jenazah dapat segera dikembalikan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan dengan layak. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.