KabarBaik.co — Sebanyak lima Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Jombang mulai aktif menyerap berbagai komoditas pangan dari Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Mojokerto. Langkah ini menjadi strategi untuk menjaga ketersediaan dan pemerataan distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Pemimpin Cabang Perum Bulog KC Mojokerto Muhammad Husin mengatakan bahwa program KDMP merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), sesuai mandat yang diberikan pemerintah kepada Bulog.
“Dari sisi hulu, kami bertugas menyerap gabah dan beras sebanyak-banyaknya dari petani untuk stok CBP. Sementara di sisi hilir, kami perlu mendistribusikan beras agar kualitasnya tetap terjaga dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Salah satu titik penyaluran yang kami optimalkan adalah melalui program KDMP ini,” ujar Husin, Jumat (12/12).
Bulog Mojokerto mencatat lima KDMP di Jombang yang menyerap komoditas melalui program tersebut, yakni KDMP Betek Mojoagung, KDMP Pulugedang Tembelang, KDMP Jatimlerek Plandaan, KDMP Sumberteguh Kudu, dan KDMP Grobogan Mojowarno.
Menurut Husin, distribusi beras dilakukan secara periodik, rata-rata setiap dua pekan, bergantung pada permintaan atau Delivery Order (DO) dari masing-masing koperasi. Adapun jumlah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang diserap tiap KDMP berkisar 1–2 ton setiap periode.
Selain beras, Bulog KC Mojokerto juga menyalurkan komoditas pangan lain, seperti gula dan minyak goreng, melalui jaringan koperasi tersebut.
“Harapan kami, setiap desa nantinya memiliki KDMP. Dengan kolaborasi dan sinergi ini, produk kami beras, gula, hingga minyak goreng dapat terdistribusi dengan baik sehingga kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan harga terjangkau,” kata Husin. (*)






