kabarbaik.link – Sebanyak 3.673 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) siap mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Gresik.
Ribuan PTPS itu sudah diambil diambil sumpah dan dilantik oleh Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Pelantikan dilakukan secara serentak di masing – masing kecamatan, Senin (22/1/2024).
Kordiv Sumber Daya Masyarakat Bawaslu Gresik, Robbah Khunaifih menghadiri pelantikan PTPS yang berada di Pulau Bawean. Mencakup Kecamatan Sangkapura dan Tambak.
Ia menyampaikan sebanyak 3.673 Pengawas yang akan bertugas mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024 di TPS.
Robbah berharap PTPS terlantik agar segera mempelajari dan memperdalam mengenai ruang lingkup kerja PTPS.
“Selamat untuk seluruh PTPS yang terlantik, semoga dapat menjalankan tugas kewenangan dan kewajibannya pada tahapan Pemilu 2024,” ujarnya.
Robbah menambahkan, selain menyukseskan jalannya pesta demokrasi, PTPS nantinya akan bertugas selama 1 bulan yakni 23 hari sebelum pungut hitung dan 7 hari setelahnya untuk memastikan tata cara prosedur telah sesuai ketentuan.
“Pewangas TPS yang terlantik wajib memiliki SIMP (solidaritas, integritas, mentalitas, profesionalitas),” imbuhnya.
Robbah berharap sejumlah 3.673 yang telah ditetapkan mampu menjadi garda terdepan pada pengawasan Pemilu 2024 termasuk dapat bertugas untuk melakukan penertiban APK.
Termasuk mengawasi dan mencegah politik uang termasuk semua yang terpilih dapat menjalankan tugas kewenangan dan kewajiban terutama pada proses persiapan, saat pelaksanaan dan pasca pemungutan dan penghitungan suara.
“Pesan saya jaga kesehatan dan solid dalam berkerja termasuk jaga kemandirian agar dapat tercapai pemilu yang LUBER JURDIL serta berkualitas dan berintegritas sehingga sukses proses dan hasil Pemilu 2024 di Kabupaten Gresik dapat dicapai sesuai harapan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.(kb04)








