KabarBaik.co – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Itu artinya tersisa sekitar lima bulan itu bagi partai politik dan politisi mempersiapkan diri. Namun, hingga kini Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Bojonegoro belum mengambil sikap.
Hal itu diutarakan Ketua DPC Demokrat Bojonegoro, Sukur Prianto. Meskipun pada penjaringan yang dilakukan partai berlambang mercy ini telah mengantongi beberapa nama tokoh di Kabupaten Bojonegoro, namun pihaknya belum mengumumkan bakal calon yang akan diusung.
Wakil ketua DPRD Bojonegoro itu menjelaskan alasan partainya belum menentukan sikap. Sebab, hingga saat ini pihaknya belum mendapat surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat untuk bakal calon bupati Bojonegoro pada 27 November mendatang.
“Sampai dengan saat ini belum turun, dan kita juga masih belum berani melangkah sebelum turunya surat rekom dari pusat,” ujar Sukur Prianto, Kamis (20/6).
Hingga kini beberapa tokoh telah melamar ke DPC Demokrat Bojonegoro sebagai bakal calon kepala daerah. Yaitu, mantan bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Sekretaris Daerah Pemkab Bojonegoro Nurul Azizah, Kepala Desa Campurjo Edi Sampurno, dan pengusaha asal Bojonegoro Wahyu Setyawan, serta Sukur Prianto selaku Ketua DPC Demokrat Bojonegoro.
”Kita masih menunggu rekom, tapi dari nama yang kita kirim ke pusat. Memang Anna Muawanah yang paling kuat elektabilitasnya, tapi kita juga belum tahu nama siapa yang akan turun dari DPP Demokrat,” jelas Sukur. (*)








