Tim Sejarah Jombang Temui Menbud Fadli Zon, Klaim Pelurusan Lahirnya Bung Karno di Jombang

oleh -11 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 23 at 7.44.06 AM
Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang ketika bertemu Menbud Fadli Zon (istimewa)

KabarBaik.co – Klaim meluruskan sejarah tempat dan tahun kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, terus dilakukan. Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pengelola Situs Persada Soekarno Kediri, serta tokoh masyarakat bertemu langsung dengan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Surabaya.

Dalam pertemuan singkat namun hangat tersebut, anggota TACB Jombang Arif Yulianto memaparkan hasil kajian sejarah yang menyebut Bung Karno lahir di Ploso, Jombang, pada 6 Juni 1902. Pemaparan disampaikan langsung di hadapan Menteri Fadli Zon.

Rombongan dari Jombang yang hadir antara lain Ketua TACB Jombang Nasrul Ilah atau Cak Nas, Arif Yulianto, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Jombang Heru Cahyono, Pembina Situs Persada Soekarno Kediri RM Kuswartono, serta tokoh masyarakat Jombang Joko Herwanto.

Cak Nas mengaku bersyukur rombongan Jombang diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi pintu awal penetapan Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Menteri. Semoga pertemuan ini bisa menjadi katalisator penetapan Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso,” kata Cak Nas kepada wartawan Selasa (23/11).

Menurutnya, dialog yang berlangsung singkat itu terasa efektif karena langsung menyentuh substansi persoalan. Ia pun berharap Kementerian Kebudayaan RI dapat memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan pihak Surabaya guna meluruskan sejarah secara terbuka dan berimbang.

“Tabayyun dengan Surabaya sangat kami harapkan bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Menariknya, pertemuan ini juga menjadi ajang nostalgia bagi Cak Nas. Ia mengungkapkan bahwa ini merupakan pertemuan keduanya dengan Fadli Zon, setelah sebelumnya pernah bertemu sekitar tahun 2007.

“Waktu itu saya menemani beliau saat berkunjung ke Yoni Gambar di Mojowarno. Ternyata beliau masih ingat,” ucapnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Arif Yulianto menjelaskan bahwa pihaknya juga menyerahkan sejumlah dokumen pendukung kepada Menteri Kebudayaan.

Dokumen tersebut meliputi kajian TACB Jombang tahun 2024 tentang Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso, kliping pemberitaan, serta beberapa buku referensi sejarah.

“Di antaranya buku Candradimuka karya Dian Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai Ibu Bangsa karya Prof Nurinwa dkk, dan Menemukan Bung Karno di Jombang karya Moch Faisol,” jelas Arif.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat proses pelurusan sejarah kelahiran Bung Karno secara objektif dan ilmiah.

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Jombang agar ikhtiar ini bisa memberikan hasil terbaik bagi daerah,” pungkasnya.

Selama ini Soekarno diketahui lahir di Peneleh, Surabaya, pada 6 Juni 1901. Soekarno merupakan anak dari Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.