Sudah Sepekan Lamanya Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Puluhan Hektare Sawah di Carangrejo Jombang

oleh -123 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 31 at 2.21.38 PM
Banjir akibat luapan Avur Watudakon yang merendam permukiman sudah seminggu lamanya (Istimewa)

KabarBaik.co, Jombang — Banjir akibat luapan Avur Watudakon masih merendam Desa Carangrejo, Kesamben, Jombang. Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir membuat genangan belum juga surut.

Kondisi ini telah berlangsung sekitar sepekan dan berdampak pada ratusan rumah warga serta puluhan hektare lahan pertanian. Aktivitas masyarakat pun terganggu, terutama di sektor pertanian.

Kepala Desa Carangrejo, Supriadji, mengatakan banjir melanda sejumlah dusun dengan dampak yang cukup luas. Di Dusun Kedungmulyo, sekitar 22 hektare sawah terendam dan 49 rumah warga terdampak.

“Air berasal dari luapan Avur Watudakon yang mengalir ke Avur Plosorejo, diperparah intensitas hujan yang tinggi,” ujarnya, Selasa (31/3).

Sementara itu, di Dusun Kandangan, genangan lebih luas dengan sekitar 40 hektare sawah terendam dan 90 rumah warga terdampak. Aliran air disebut mengarah ke Avur Rembugwangi sebelum masuk ke Avur Plosorejo.

Banjir juga terjadi di Dusun Cangkringmalang. Di wilayah ini, sekitar 37 hektare lahan terendam dan 62 rumah warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang Wiku Birawa Filipe Dias Quintas mengatakan genangan belum surut karena hujan masih terus turun.

“Genangan masih ada karena curah hujan belum berhenti,” kata dia.

Ia menjelaskan, meluapnya Avur Watudakon menjadi penyebab utama banjir karena tidak mampu menampung debit air yang tinggi.

BPBD pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Pasalnya, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami imbau masyarakat tetap waspada,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.