KabarBaik.co – Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, Satlantas Polres Trenggalek terus mengintensifkan upaya preemtif, preventif, dan represif. Ketiga pendekatan ini dilakukan secara berkesinambungan, dengan fokus pada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, penjagaan dan pengamanan, serta penegakan hukum lalu lintas yang profesional.
Sebagai bagian dari langkah preemtif, Satlantas Polres Trenggalek kembali mengambil inisiatif dengan memasang spanduk peringatan di sejumlah ruas jalan, termasuk di sepanjang jalur nasional Trenggalek-Ponorogo pada Sabtu (24/8). Sebelumnya, pemasangan baliho dilakukan di sepanjang jalur wisata.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, menyatakan bahwa jalur Trenggalek-Ponorogo merupakan salah satu ruas jalan yang cukup padat, ditambah dengan adanya Bendungan Nglinggis yang menjadi magnet bagi masyarakat untuk melintas.
“Berdasarkan pengalaman, jalur ini seringkali mengalami bencana tanah longsor. Kami ingin mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan waspada,” ungkap AKP Agus.
Meskipun saat ini belum memasuki musim hujan, potensi tanah longsor tetap ada. Pemasangan spanduk ini diharapkan dapat membantu pengendara, terutama mereka yang belum mengenal medan di wilayah tersebut.
Spanduk peringatan tersebut dipasang di KM 15 pada posisi strategis, sehingga mudah dilihat oleh pengendara dari arah Trenggalek maupun Ponorogo. Selain peringatan rawan longsor, spanduk yang dipasang juga mengedukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
AKP Agus juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas yang berlaku.(*)








