KabarBaik.co, Jember – Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah non-permanen milik Satria, 67 tahun, di Dusun Krajan, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, pada Selasa (24/3). Meski tidak ada korban jiwa, bangunan berukuran 7m×5m tersebut dilaporkan rusak berat dan rata dengan tanah.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jember, api pertama kali muncul sekitar pukul 13.00 WIB. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Warga sekitar yang melihat kobaran api langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya secara gotong royong.
Api baru berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 14.30 WIB. Selain bangunan rumah, seluruh perabotan serta uang tunai senilai Rp 3 juta milik korban turut ludes terbakar.
Pascamenerima laporan, tim BPBD Kabupaten Jember segera melakukan asesmen dan mendistribusikan bantuan logistik darurat kepada korban.
Mengingat penghuni rumah merupakan dua jiwa lansia, bantuan yang diberikan mencakup paket sembako APBD, paket lansia, peralatan makan, selimut, hingga perlengkapan keluarga (family kit) dan sandang.
“Korban saat ini sementara mengungsi di rumah saudara terdekat karena kondisi rumah belum ada perbaikan,” ujar Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo pada Rabu (25/3).
Beberapa unsur yang terlibat dalam
penanganan di lokasi antara lain Polsek Sukorambi, Pemerintah Desa Klungkung, Destana, serta warga setempat.
Sebagai langkah pemulihan, tim Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) telah melakukan penghitungan kerugian.
Rencananya, hari ini, Rabu (25/3), pihak desa bersama warga akan melaksanakan kerja bakti pembersihan puing dan mulai melakukan perbaikan rumah.
Dukungan material berupa 500 buah batu bata juga telah disiapkan untuk membantu proses pembangunan kembali hunian milik Ibu Satria tersebut.
Menanggapi kejadian ini, otoritas terkait menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.
Warga diminta rutin mengecek kondisi kabel guna mengantisipasi terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran, terutama pada bangunan berbahan material mudah terbakar. (*)








