KabarBaik.co – Seorang pria ditemukan tewas di area persawahan. Hal itu membuat warga Dusun Mandigu, Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember geger.
Informasi yang didapat, penemuan mayat tersebut terjadi pada Sabtu (30/11) pagi. Dalam video yang beredar terlihat mayat tersebut mengenakan kaos warna hitam dengan celana pendek warna biru tua kombinasi hitam.
Selain itu, juga terdapat beberapa tabung LPG 3 Kg di lokasi penemuan mayat tersebut yang diduga hasil curian.
Salah seorang warga, Sitty Mutmainnah mengatakan, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekitar yang hendak mencari rumput di lahan jagung milik warga.
“Tadi pagi kira-kira jam tujuh, ada warga yang lihat mayat itu di pematang sawah,” ungkapnya.
Setelah mendegar informasi tersebut, lanjut Sitty, warga langsung mendatangi lokasi dan sebagian menuju Polsek untuk melaporkan kejadian itu.
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Mumbulsari pun segera menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Mumbulsari, AKP Subagiyo bersama tim Reskrim, anggota SPKT, dan tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Mumbulsari langsung melakukan pengecekan di lokasi.
“Diketahui korban berinisial S, warga Dusun Mandigu, Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari,” kata Subagiyo.
Kepada Polisi, keluarga korban menerangkan bahwa pria berusia 49 tahun ini meninggalkan rumah pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dengan alasan mencari bekicot.
“Namun, enam jam kemudian, warga menemukan tubuh S dalam keadaan tak bernyawa dengan posisi miring ke kiri di pematang sawah,” ucap Subagiyo.
Menurut hasil pemeriksaan awal di lokasi, kata Subagio, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh S.
Namun, warga setempat menduga bahwa korban telah selesai melakukan pencurian tiga tabung LPG 3 kg sebelum akhirnya ditemukan tewas.
“Korban tersebut adalah residivis. Pada saat mayat ditemukan diduga telah selesai melakukan pencurian 3 tabung gas 3 Kg,” ujar Subagiyo.
Keluarga S menolak untuk dilakukan autopsi disertai surat pernyataan penolakan dengan alasan S memiliki riwayat penyakit jantung.
“Korban punya riwayat penyakit jantung. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkasnya. (*)






