KabarBaik.co, Jombang – Pondok Pesantren Gadingmangu, Jombang menggelar kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa yang dirangkai dengan buka puasa bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, Rabu (11/3) sore.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Gadingmangu tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi momen berbagi di bulan suci Ramadan, acara ini juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara pondok pesantren, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Humas Ponpes Gadingmangu Rudi Hariyanto mengatakan kegiatan santunan tahun ini berjalan dengan lancar. Menurutnya, acara tersebut merupakan upaya sederhana namun bermakna untuk memperkuat silaturahmi berbagai elemen masyarakat.
“Alhamdulillah santunan hari ini berjalan lancar. Tujuan kami sederhana tetapi mendalam, yakni mempererat hubungan antara tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Forkopimda Kabupaten Jombang. Harapannya ada sinkronisasi antara pondok pesantren dan pemerintah daerah,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan dalam kegiatan tersebut pihak pesantren menyalurkan santunan kepada sekitar 200 hingga 300 anak yatim, serta 400 hingga 500 kaum duafa.
Rudi menambahkan kegiatan santunan ini merupakan kali kedua digelar dan diharapkan dapat terus berlangsung setiap Ramadan.
“Kami berharap Ponpes Gadingmangu bisa terus menyantuni anak-anak yang kurang beruntung seperti anak yatim, sekaligus mempererat silaturahmi antara pondok pesantren dan masyarakat sekitar,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, di antaranya Cafe Rumah Kebun, J&T Cargo, BMT, serta sejumlah pihak lainnya. Menurutnya, dukungan sponsor sangat membantu sehingga santunan dapat tersalurkan kepada para penerima.
“Semoga santunan ini bermanfaat bagi para penerima dan menjadi amal kebaikan bagi para sponsor yang telah mendukung kegiatan ini,” tambahnya. (*)








