Polresta Malang Kota Gelar Rakor Kesiapsiagaan Bencana Jelang Nataru: Petakan Titik Rawan, Siapkan Posko Terpadu

oleh
WhatsApp Image 2025 12 10 at 10.36.59
Polresta Malang Kota gelar rakor kesiapsiagaan bencana jelang Nataru. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Polresta Malang Kota menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Bencana sebagai langkah mitigasi menghadapi cuaca ekstrem selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Operasi dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kegiatan ini menekankan kewaspadaan bersama terhadap potensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono melalui Kompol Agung Fitransyah menyampaikan bahwa penguatan kesiapsiagaan dilakukan melalui penyusunan skema mitigasi banjir, pemetaan titik rawan bencana, pembangunan posko terpadu, hingga pengaktifan kanal komunikasi cepat antarinstansi.

“Mitigasi harus dilakukan sejak dini dan terintegrasi dengan semua instansi yang terlibat, agar respons lebih cepat dan efektif. Mengingat ini misi sosial dan kemanusiaan,” ujar Kompol Agung.

Polresta Malang Kota telah memetakan empat titik rawan banjir, meliputi Galunggung, Letjen Sutoyo, Letjen S. Parman, dan Soekarno-Hatta. Adapun empat titik rawan pohon tumbang berada di Jalan Veteran, Danau Jonge, Ki Ageng Gribig, dan Mayjend Sungkono.

Dua Posko Terpadu Tanggap Bencana akan disiapkan di Jembatan UB dan Ruko Ciliwung, lengkap dengan peralatan darurat, tenaga pendamping, serta pusat integrasi koordinasi lintas instansi. BMKG memaparkan potensi hujan ekstrem yang dipicu fenomena La Niña dan Dipole Mode, dengan curah hujan harian yang berpotensi meningkat hingga akhir Desember.

Pihak BPBD Kota Malang menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama penanganan bencana, terutama dalam pengoperasian Posko Bersama untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang juga menyoroti kesiapan sektor kesehatan menjelang puncak cuaca ekstrem dan kepadatan aktivitas Nataru. “Rakor lintas sektor ini tidak hanya fokus pada mitigasi kebencanaan dan mobilitas liburan Natal dan Tahun Baru, namun juga terkait emergency kesehatan masyarakat. Kami juga berkoordinasi dengan rumah sakit,” tegasnya.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Malang menyatakan siap menyiagakan lima rumah sakit rujukan, layanan darurat 119, tim RHA, serta EMPD di seluruh kecamatan. PLN menyiapkan 14 posko, 581 personel, pemantauan cuaca WOFI, 57 titik SPKLU, serta SOP darurat untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama cuaca ekstrem dan periode libur panjang.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup menyiagakan personel dan armada untuk penanganan pohon tumbang di titik-titik rawan. Melalui Rakor ini, Polresta Malang Kota bersama seluruh instansi terkait memperkuat komitmen menjaga Harkamtibmas, keselamatan publik, serta kelancaran aktivitas warga dan wisatawan selama Nataru. Kompol Agung berharap sinergi lintas sektor dapat memastikan Kota Malang tetap aman, nyaman, dan kondusif. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.