KabarBaik.co – PT PLN (Persero) menjadi tuan rumah program Relawan Bakti BUMN (RBB) Batch VII yang dilaksanakan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian BUMN dan sejumlah perusahaan BUMN untuk memberikan dampak positif di wilayah terpencil melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Sebanyak 15 relawan dari berbagai perusahaan BUMN terlibat langsung dalam kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sumba Timur, Lu Pelindima, menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para relawan.
“Ini adalah kegiatan yang mulia, di mana semua pihak berkontribusi untuk kebaikan bangsa. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumba Timur maupun Kementerian BUMN,” ujar Lu Pelindima, Kamis (20/2).
Masyarakat lokal menyambut antusias program ini. Umbu Remi Radja, perwakilan dari Kampung Adat Prailiu, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami sangat bersyukur dan bangga karena kampung kami menjadi lokasi kegiatan Relawan Bakti BUMN. Kehadiran para relawan diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kami,” tutur Umbu Remi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan komitmen PLN dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Program ini tidak hanya meningkatkan sinergi antar perusahaan BUMN, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ujar Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat setempat.
“Relawan yang terpilih telah melalui seleksi ketat. Sebelum kegiatan dimulai, kebutuhan masyarakat telah dipetakan untuk memastikan kontribusi yang diberikan benar-benar bermanfaat langsung,” jelas Eko.
RBB Batch VII menghadirkan berbagai program sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya penyediaan sarana air bersih dan pelatihan pembuatan closet di Desa Malumbi, Kecamatan Kambera, pembangunan lapangan voli dan futsal di Kampung Raja Prailiu, penanaman pohon produktif di Kecamatan Kambera, pemberdayaan masyarakat melalui tanam pangan lokal dan budidaya ikan lele, pembangunan sekolah ecoblocks di TK Kalumanandang, peningkatan sarana belajar di SD Rapamanu, revitalisasi Taman Pahlawan Waingapu, pemeriksaan kesehatan gratis bagi balita dan ibu hamil di Kampung Raja Prailiu.
Selain itu, relawan juga mengadakan pelatihan pemasaran untuk kelompok tenun, promosi wisata, serta kegiatan belajar dan bermain bersama anak-anak sekolah setempat.
Dengan semangat gotong royong, program Relawan Bakti BUMN diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sumba Timur, tetapi juga menjadi model kolaborasi lintas BUMN yang dapat diterapkan di wilayah lain di Indonesia. Program ini menjadi bukti nyata peran BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil.(*)






