Museum Bagawanta Bhari Dijarah saat Kerusuhan, Artefak Bersejarah Kediri Hilang Dibawa Massa

oleh -12 Dilihat
penjarahan
Kondisi Museum Bagawanta Bhari usai dirusak massa, Minggu (31/8). (Muhamad Dastian Yusuf)

KabarBaik.co – Museum Bagawanta Bhari Kediri menjadi sasaran penjarahan saat kerusuhan yang melanda komplek Kantor Pemkab Kediri pada Sabtu (30/8) malam. Sejumlah artefak berharga, termasuk fragmen Kepala Ganesha dan tiga wastra kain batik, hilang dibawa massa.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito, menyesalkan aksi anarkis tersebut. Ia menegaskan bahwa peninggalan budaya tidak pantas menjadi korban amuk massa karena memiliki nilai sejarah tinggi.

“Kami berharap sekali bisa kembali, karena peninggalan budaya memiliki nilai sejarah jadi sangat tidak pantas untuk menjadi sasaran,” ujar Mas Dhito Senin (1/9).

Selain penjarahan, kerusuhan juga menyebabkan kerusakan serius pada museum, termasuk kaca pecah, miniatur lumbung rusak, serta perusakan Arca Bodhisatwa. Seluruh koleksi yang tersisa langsung diamankan petugas dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.

Mas Dhito mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan benda peninggalan budaya yang hilang untuk segera melapor. Ia juga meminta agar oknum yang sempat membawa artefak tersebut bersedia mengembalikannya ke Pemkab Kediri.

“Peninggalan budaya adalah warisan yang harus dijaga bersama. Kami mohon bagi siapa pun yang menyimpan, kembalikan demi menjaga martabat sejarah kita,” tegasnya.

Kerusuhan pada Sabtu malam menghanguskan sebagian besar bangunan di komplek Kantor Pemkab Kediri, termasuk Gedung DPRD serta Kantor Samsat Katang di Jalan Soekarno-Hatta. Sejumlah mobil dinas juga ikut terbakar. Meski begitu, Mas Dhito memastikan jalannya pemerintahan dan pelayanan publik tetap berlangsung.

“Terutama dalam bidang pelayanan publik tetap berjalan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhamad Dastian Yusuf
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.