KabarBaik.co – Nurul Istiqomah, yang akrab disapa Bu Niqo, memulai perjalanan menulisnya sejak tahun 2022. Salah satu karyanya, buku berjudul “Toeri Sejatine Nuturi”, meraih juara harapan 2 pada Lomba Menulis Buku Tentang Kota Blitar, pada 25 Juli 2024.
Lewat tulisan tersebut, Bu Niqo berupaya mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sejarah daerah dan pentingnya meningkatkan minat baca, serta mengenalkan nilai sejarah yang sering terlupakan.
Ia berharap karya-karyanya dapat menginspirasi generasi mendatang untuk menghargai dan melestarikan warisan budaya lokal
Dalam setiap karyanya, Bu Niqo menyampaikan pesan penting tentang pentingnya peduli terhadap lingkungan sekitar dan mengangkat potensi yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah memperkenalkan Kelurahan Turi kepada publik, sebuah daerah yang menurutnya memiliki sejarah dan kekayaan budaya yang patut untuk diketahui.
“Turi bukan hanya sekadar daerah, tapi juga menyimpan sejarah yang menarik. Melalui tulisan saya, saya ingin lebih banyak orang mengenal Turi sebagai daerah dengan potensi yang luar biasa,” ujarnya, Selasa (28/1).
Tak hanya itu, Bu Niqo juga mengangkat Batik Turi sebagai produk unggulan dari daerah tersebut. Ia berharap dengan mengenalkan batik Turi, lebih banyak orang akan mengetahui dan mengapresiasi keindahan serta kekayaan budaya lokal yang dimiliki Kelurahan Turi.
Menariknya, meskipun berlatar belakang pendidikan ekonomi dan tidak memiliki latar belakang di bidang sejarah, Bu Niqo merasa tertantang untuk menulis lebih dalam mengenai potensi Blitar, khususnya Turi.
“Saya merasa tertantang untuk menulis lebih dalam tentang Turi, meskipun latar belakang saya bukan di bidang sejarah. Bagi saya, semangat berkarya bisa melampaui batasan bidang keilmuan,” jelasnya.
Dedikasi Bu Niqo dalam menulis tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan kebanggaan terhadap warisan budaya lokal.
Melalui karya-karyanya, Bu Niqo berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk mencintai daerah mereka dan turut serta dalam melestarikan kekayaan budaya yang ada.
Dan dengan tulisan-tulisannya, Bu Niqo tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mempromosikan Turi sebagai pusat unggulan budaya dan produk lokal yang dapat diperkenalkan ke dunia luar. (*)






