KabarBaik.co, Jakarta- Donald Trump, presiden Amerika Serikat, dalam sorotan global. Ini setelah sejak akhir bulan bersama Israel, menyerang Iran. Serangan itupun dibalas dan masih terus berbalas hingga sekarang, yang dampak konflik itu membuat banyak negara “kiamat kecil”.
Trump kini berusia 79 tahun. Ia lahir 14 Juni 1946 di Queens, New York. Gaya kepemimpinannya dianggap banyak kalangan aneh. Warganet pun mengaitkan tanggal kelahiran dengan kepribadiannya melalui dua sistem ramalan tradisional Timur, yaitu Primbon Jawa dan Feng Shui China (berbasis BaZi atau Four Pillars of Destiny). Wataknya menunjukkan pola yang cukup konsisten dan seolah “menjelaskan” sifat-sifat tersebut.
Primbon Jawa: Weton Jumat Pahing
Berdasarkan perhitungan weton Jawa, tanggal 14 Juni 1946 jatuh pada Jumat Pahing (neptu 15: Jumat = 6 + Pahing = 9). Dalam Primbon Jawa, weton ini termasuk kategori “raja” atau berwibawa tinggi, dengan watak utama lakuning srengenge (seperti matahari yang bersinar terang, panas, dan menonjol).
Sifat positif yang menonjol:
Percaya diri ekstrem, berwibawa, energik, tegas, ambisius, dan mudah menjadi pusat perhatian.
Pandai bicara, mandiri, tabah menghadapi cobaan, setia pada prinsip, serta berani mengambil risiko besar—cocok dengan karir bisnis dan politiknya yang penuh gejolak tapi sukses.
Punya daya tarik kuat, seperti “bintang” yang memancar, membuatnya sering jadi figur berpengaruh.
Kelemahan dan sisi gelap:
Keras kepala (kepala batu), sulit memaafkan, dan mudah emosional/meledak jika tersinggung—kemarahannya bisa sangat intens dan menakutkan.
Mudah kecewa, terluka secara emosional, serta cenderung sombong atau arogan karena PD berlebih.
Boros atau impulsif dalam keputusan, sulit menerima nasihat, dan dominan—kadang terlihat egois atau nekat.
Sifat ini sering dikaitkan dengan gaya Trump yang suka “counter-attack” langsung, baik di media sosial, pidato, maupun kebijakan luar negeri, karena weton Jumat Pahing punya aura pemimpin yang tidak suka kalah dan protektif terhadap “wilayahnya”.
Feng Shui China
Dalam astrologi Tionghoa, tahun 1946 adalah Tahun Anjing Api (Fire Dog). Elemen Api yang kuat ini, dikombinasikan dengan pengaruh Earth (tanah) yang signifikan dalam chart BaZi-nya (Yin Earth Daymaster menurut beberapa analis), menciptakan kepribadian yang penuh gairah tapi mudah “terbakar”.
Sifat positif:
Setia pada prinsip dan keluarga, protektif, jujur (dalam versinya sendiri), berani, karismatik, serta punya semangat kepemimpinan tinggi.
Energik, talkative, dan ambisius—bisa jadi pemimpin otoriter yang sukses di bidang properti dan politik.
Persistent dan confident, terutama karena pengaruh Earth yang membuatnya tough dan stabil dalam bisnis
Kelemahan utama:
Hot-tempered dan short-tempered: Mudah marah, impulsif, dan mood swings—sering terlibat argumen atau konflik.
Stubborn (keras kepala), judgmental, serta sulit percaya orang lain—cenderung paranoid atau curiga.
Ego tinggi, overly critical, worry too much, dan kadang vicious dalam respons terhadap ancaman.
Jika elemen Api tidak seimbang (kurang Air untuk mendinginkan), bisa muncul sifat impulsif dalam konflik, termasuk eskalasi verbal atau kebijakan agresif.
Banyak master feng shui menggambarkan Trump sebagai tipikal Fire Dog: argumentative, not in harmony with others, dan disruptive, yang menjelaskan retorika “America First” yang protektif tapi sering konfrontatif.
Baik Primbon Jawa maupun Feng Shui China menggambarkan Donald Trump sebagai figur energik, ambisius, tegas, dan berwibawa—seperti matahari yang panas membara (Primbon) atau api yang tak terkendali (Feng Shui).
Sifat positifnya mendorong kesuksesan besar, resilience, dan pengaruh global, tapi kelemahan seperti keras kepala, emosional mudah meledak, sulit kompromi, serta kecenderungan menyerang balik sering jadi sumber kontroversi dan konflik.
Tentu saja, ini hanyalah sebatas analisis tradisional yang menarik untuk dibahas. Bukan ilmu pasti. Kepribadian seseorang tetap dibentuk oleh pengalaman hidup, lingkungan, dan pilihan pribadi. (*)








