KabarBaik.co – Sejumlah ruas jalan di Kota Batu, Jawa Timur, mengalami pengalihan arus lalu lintas, pada Minggu (15/6), akibat pelaksanaan Karnaval Budaya Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu.
Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB siang ini memanfaatkan sebagian jalur utama penghubung Kota Batu dengan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang juga menjadi akses menuju Kabupaten Kediri dan Jombang.
Kegiatan budaya ini menyebabkan terjadinya kepadatan lalu lintas di beberapa titik, terutama di Jalan Panglima Sudirman dan area depan Balai Kota Among Tani. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.
“Sebanyak 35 personel kita kerahkan untuk mengurai kemacetan dan menjaga ketertiban di Karnaval Budaya Desa Pesanggrahan ini,” ujar Kabag Ops Polres Batu, Kompol Anton Widodo.
Pantauan di lapangan menunjukkan, kepadatan kendaraan terjadi mulai dari simpang Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, hingga simpang empat Jalan Panglima Sudirman (depan BCA). Sementara itu, beberapa ruas jalan lain terpantau lancar, seperti Jalan Gajah Mada (depan Alun-alun Kota Batu) dan Jalan Dewi Sartika dari arah Malang menuju Kota Batu.
“Penempatan personel disesuaikan dengan rute karnaval, mulai dari titik start sampai dengan finish,” jelas Anton. Pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan meliputi, kendaraan dari Jalan Sultan Agung dan Jalan Abdul Gani diarahkan melintas ke Jalan Ikhwan Hadi, lalu ke timur melalui Jalan Suropati menuju simpang empat BCA.
Kemudian, arus kendaraan dari arah Pujon atau Jalan Trunojoyo Songgokerto dialihkan menuju Jalan Panglima Sudirman, depan Balai Kota Batu. Lalu, Jalan Hasanudin dan Jalan Suropati menuju arah barat Balai Desa Pesanggrahan ditutup total.
Kompol Anton menyatakan bahwa prioritas penempatan personel difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan, mengingat kegiatan berlangsung di hari libur dan Kota Batu tengah ramai dikunjungi wisatawan. “Ini hari Minggu, jadi kita pastikan kegiatan karnaval tidak mengganggu arus lalu lintas, terutama bagi para wisatawan yang sedang menikmati liburan di Kota Batu,” pungkasnya.
Karnaval Budaya Desa Pesanggrahan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus daya tarik pariwisata Kota Batu. (*)








