Jatim Diselimuti Awan Sejak Pagi, Hujan hingga Angin Kencang Mulai Siang Hari

oleh -14 Dilihat
492d9499 c483 4e85 a2dc db510dc6a970
ilustrasi hujan

KabarBaik.co – Sebagian besar wilayah Jawa Timur mengawali Kamis (15/01) dengan kondisi berawan sejak pagi hari. Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, awan tebal tampak merata di wilayah pesisir hingga pedalaman, menandai potensi hujan yang mulai meningkat menjelang siang.

Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan diprakirakan turun di banyak daerah. Wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Kediri, Malang, Lamongan, hingga Nganjuk berpeluang diguyur hujan ringan secara bergantian. Beberapa daerah bahkan perlu mewaspadai hujan disertai petir, khususnya di Kota Kediri, Ponorogo, Situbondo, dan Trenggalek.

Sementara itu, kawasan tapal kuda seperti Probolinggo dan Mojokerto diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang pada jam-jam tertentu. Di wilayah pegunungan, seperti Kota Batu dan Malang Raya, kondisi udara kabur berpotensi muncul pada sore hingga malam hari.

Untuk suhu udara, Jawa Timur berada di kisaran 17 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan cukup tinggi antara 65 hingga 98 persen, sehingga udara terasa lebih lembap terutama setelah hujan.

Kecepatan angin umumnya bertiup dari arah barat hingga barat daya, dengan kecepatan berkisar 5 hingga 42 km/jam, paling kencang terpantau di wilayah pesisir seperti Gresik, Pamekasan, dan Sumenep.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, mengingat potensi angin kencang yang dapat datang secara tiba-tiba, serta waspada terhadap hujan yang disertai petir dan jalanan licin. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.