KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menyoroti pengelolaan kandang ternak di tengah cuaca ekstrem yang masih kerap terjadi. Sorotan ini muncul setelah banjir luapan terjadi di Jalan Raya Oro-Oro Ombo, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, akibat tersumbatnya saluran drainase oleh limbah kandang ternak sapi.
Banjir luapan terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Batu pada Jumat (9/1). Hujan yang turun sejak siang hari menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke badan jalan sekitar pukul 15.10 WIB.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, mengatakan banjir luapan sempat menutup akses jalan menuju Perumahan Martabe Regency serta mengganggu aktivitas warga. “Akibat kejadian ini, akses jalan menuju Perumahan Martabe Regency sempat tertutup material sampah dan genangan air, sehingga menghambat aktivitas masyarakat,” ujar Suwoko, Senin (12/1).
Hasil olah Tempat Kejadian Bencana (TKB) yang dilakukan BPBD Kota Batu menunjukkan sumber banjir berasal dari saluran drainase di depan Perumahan Martabe Regency. Aliran air tidak berjalan lancar akibat sumbatan material limbah kandang ternak, sehingga meluap ke jalan raya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kota Batu bersama Agen Informasi Bencana Provinsi Jawa Timur, relawan, dan warga setempat melakukan kaji cepat serta pembersihan material sumbatan secara manual.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat, khususnya peternak sapi, agar tidak membuang limbah kandang maupun sisa pakan ternak ke saluran drainase atau gorong-gorong. Selain itu, warga juga diajak rutin melakukan kerja bakti membersihkan saluran air guna mencegah terulangnya banjir luapan, terutama di masa cuaca ekstrem. (*)








