Dari Gresik Kembali ke Panggung Prestasi Jatim, Grup Hilwa Awi Sabet Juara 1 Lomba Qasidah Rebana

oleh -136 Dilihat
EL HILWA
Grup Qasidah Rebana Hilwa Awi Ponpes Alkarimi Tebuwung, Kecamatan Dukun, Gresik.

KabarBaik.co, Gresik – Prestasi membanggakan kembali diukir para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Alkarimi Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Grup Qasidah Rebana Hilwa Awi berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Qasidah Rebana Healing Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Al Akbar Surabaya (MAS), Jumat (14/3).

Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ponpes Alkarimi, sekaligus menunjukkan kiprah santri dalam melestarikan seni Islami tradisional di tingkat Jawa Timur.

Lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Healing Ramadhan 1447 H” yang diselenggarakan pengelola Masjid Al Akbar Surabaya untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan melalui berbagai kegiatan ibadah, sosial, dan kreatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Program Ramadan di masjid terbesar di Jawa Timur itu mengusung tema “Healing Ramadhan, Tenang Jiwa, Kuat Raga”, dengan berbagai agenda seperti tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur’an, kajian dakwah, kegiatan sosial, hingga festival seni budaya Islami seperti lomba patrol, dai cilik, dan qasidah rebana.

Menurut Hj Afiyah Wijirahayu, pelatih sekaligus pembina Qasidah Rebana Hilwa Awi, pihaknya mengucap rasa syukur atas prestasi yang diraih para santri. “Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat membanggakan. Raihan juara 1 ini tidak lepas dari kekompakan tim, rasa percaya diri, serta mental juara yang sudah dimiliki oleh anak-anak,” ujar Ning Yayuk, panggilan akrabnya.

Kemenangan tersebut. lanjut dia, diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi seni Islami di masa mendatang. “Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi Hilwa Awi untuk terus berkarya dan meraih prestasi di tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.

Ning Yayuk juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan lomba rebana klasik tersebut, mulai dari panitia, pengurus pesantren, hingga para pendukung yang turut memberikan motivasi kepada para santri Ponpes Alkarimi Tebuwung. Dia menegaskan, kelompok Hilwa Awi memiliki misi untuk terus menjaga dan merawat seni qasidah rebana agar tetap hidup di kalangan generasi muda.

“Remaja santri yang tergabung dalam Hilwa Awi ingin merawat qasidah rebana sebagai seni dan budaya Islami yang terus mentradisi dan digandrungi oleh generasi muda,” jelasnya.

Dia menyatakan, qasidah rebana bukan sekadar hiburan, tetapi juga media dakwah yang sarat dengan nilai keagamaan dan pesan moral. “Harapannya, qasidah rebana terus menjadi karya seni Islami yang tidak pernah mati dan bisa diwariskan kepada generasi-generasi berikutnya,” pungkasnya.

Selama ini, Grup Qasidah Hilwa Awi dari Ponpes Alkarimi memang kerap menorehkan prestasi. Baik di tingkat regional maupun nasional. Di bawah pembinaan Ning Yayuk, Hilwa Awi terus melakukan kaderisasi dengan baik. Karena itu, seringpula menjadi jujukan untuk studi banding dari daerah-daerah lain. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.