KabarBaik.co – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil melaksanakan kegiatan pembentukan Tim Kolaborasi TBC-HIV bagi tahanan, anak, narapidana, dan anak binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan, monitoring, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan program ACF X-Ray by Global Fund Cycle 7 yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Utama Rutan Bangil itu berlangsung pada 29 Agustus hingga 4 September, dengan memeriksa satu per satu warga binaan. Dalam pelaksanaan teknis, Tim Kesehatan Rutan Bangil bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, puskesmas setempat, serta Klinik Tirta. Selain itu, disediakan pula mobil layanan kesehatan khusus yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melakukan screening TBC terhadap warga binaan.
Seluruh warga binaan Rutan Bangil mendapatkan pelayanan skrining TBC-HIV tanpa terkecuali. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat dilakukan deteksi dini dan penanganan cepat terhadap kasus TBC dan HIV, sehingga penyebaran penyakit menular di dalam lingkungan rutan dapat diminimalisir.
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui pembentukan Tim Kolaborasi TBC-HIV ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan mendapatkan hak atas kesehatan yang layak. Program ACF X-Ray ini menjadi langkah nyata dalam mendukung deteksi dini sekaligus pencegahan penyebaran penyakit menular di Rutan Bangil,” tegas Yanuar. (*)






