KabarBaik.co – Sebanyak 36 orang dari berbagai instansi dan organisasi potensi SAR di wilayah Malang Raya mengikuti pelatihan teknik pertolongan di permukaan air. Kegiatan ini digelar selama enam hari, mulai Jumat (9/5) hingga Rabu (14/5), di kawasan Pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H. Saat dihubungi, ia menekankan pentingnya penyamaan standar, prosedur, dan kebijakan di antara potensi SAR demi terciptanya pelayanan pencarian dan pertolongan yang tanggap dan profesional.
“Koordinasi dalam operasi SAR akan jauh lebih mudah dan efisien jika dilakukan dalam satu tim terpadu. Itulah pentingnya pelatihan ini,” ungkap Nanang, Kamis (15/5).
Menurut Nanang, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN yang berakhlak, seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. “Tentunya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan para potensi SAR dalam merespons kondisi darurat di wilayah Malang Raya dan sekitarnya,” tegasnya.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi dan praktik lapangan terkait teknik pertolongan di permukaan air, termasuk pengenalan alat pelampung (Personal Floating Device), teknik akses dan pertolongan di perairan, defend and release, serta pemahaman tentang arus dan ombak. Mereka juga dilatih gaya berenang khusus untuk penyelamatan dan mengikuti simulasi penyelamatan langsung di perairan Pantai Sendang Biru.
Tak hanya fokus pada teknik air, peserta juga dibekali dengan pengetahuan medis dasar seperti bantuan hidup dasar (BHD), resusitasi jantung paru (RJP), penanganan cedera, hingga kegawatdaruratan lingkungan. Seluruh materi disampaikan oleh instruktur berpengalaman dari Kantor SAR Surabaya. (*)








