2 Motor Bertabrakan di Sepanyul Jombang, Seorang Pelajar Meninggal

oleh -24 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 30 at 9.57.22 PM
Sepeda motor yang terlibat laka lantas di Gudo Jombang (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Dua motor terlibat kecelakaan di Jalan Raya Dusun/Desa Sepanyul, Gudo, Jombang, Jumat (30/1) sekitar pukul 15.15 WIB. Insiden tersebut merenggut satu korban jiwa dan menyebabkan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Dua motor itu adalah Honda Revo bernomor polisi S 4301 XK dan Honda Scoopy bernopol S 5471 OU,

Dari informasi yang dihimpun, Revo dikendarai seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial MN, yang saat itu membonceng tiga orang.

Sementara itu, Scoopy dikendarai oleh MF, 18, warga Ngoro, dengan seorang penumpang remaja berusia 13 tahun.

Akibat kecelakaan tersebut, salah satu penumpang Honda Revo yakni MH, 15, meninggal di lokasi. Korban mengalami luka parah sehingga nyawanya tidak tertolong.

Pengendara Honda Revo mengalami luka dan harus menjalani perawatan di RS Hasyim Asy’ari Jombang.

Dua penumpang lainnya juga mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis di RS Hasyim Asy’ari serta Puskesmas Tebuireng.

Sementara itu, pengendara Scoopy beserta penumpangnya hanya mengalami luka lecet dan tidak memerlukan perawatan intensif.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Revo melaju dari arah barat ke timur, dengan Scoopy berada di depannya dan melaju searah.

“Diduga jarak antara kedua kendaraan terlalu dekat, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujar Siswanto.

Siswanto menambahkan total korban dalam peristiwa tersebut adalah tiga orang mengalami luka ringan dan satu orang meninggal dunia di TKP.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Jombang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak dalam berkendara, termasuk memastikan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di kemudian hari. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.