Pemkot Malang Raih UHC Awards 2026, Wakili Pulau Jawa dengan Capaian JKN Tertinggi

oleh -13 Dilihat
Screenshot 20260128 184112 WhatsApp 1 e1769603305921

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemkot Malang berhasil meraih penghargaan pemerintah daerah kategori utama dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam ajang UHC Awards 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) RI, A. Muhaimin Iskandar, kepada Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam acara yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1).

Pada kesempatan tersebut, Kota Malang mendapat kehormatan mewakili Pulau Jawa sebagai daerah penerima penghargaan, sekaligus memperoleh apresiasi atas capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah melampaui 100 persen.

UHC Awards 2026 memberikan penghargaan kepada 32 provinsi dan 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia atas dedikasi dan komitmen dalam mewujudkan Universal Health Coverage, dengan standar cakupan kepesertaan minimal 98 persen serta tingkat keaktifan peserta JKN minimal 80 persen.

Menko PM RI, A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan kondisi ketika seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN dan memiliki tingkat keaktifan yang baik, sehingga dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.

“Keberhasilan daerah dalam mencapai UHC menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin itu. Ia berharap pemerintah daerah terus mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut.

“Tahun depan, daerah yang masih berstatus madya harus meningkat menjadi utama. Bagi daerah yang sudah berstatus utama, tidak ada pilihan lain selain fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi pilar utama pembangunan berkelanjutan dan menjadi fokus utama Pemkot Malang, sejalan dengan Dasa Bakti Kota Malang: Ngalam Tahes.

“Program JKN kami tetapkan sebagai program prioritas daerah melalui penguatan kebijakan, komitmen penganggaran, serta penerapan strategi Universal Health Coverage. Kesehatan adalah hak dasar warga dan faktor strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045,” jelas Wahyu.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Malang, cakupan kepesertaan JKN terus mengalami peningkatan signifikan. Per 1 Januari 2026, kepesertaan JKN di Kota Malang telah mencapai 105,85 persen, setelah sebelumnya tercatat 107,88 persen pada 2024 dan 105,47 persen pada 2025.

Wahyu menilai keberhasilan Program JKN tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga konsistensi kebijakan, regulasi yang jelas, serta kolaborasi lintas sektor.

Ke depan, Pemkot Malang akan terus memperkuat sistem pendataan kepesertaan, meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan kesehatan, serta menjaga komitmen penganggaran agar perlindungan JKN berkelanjutan dan tepat sasaran.
Ia juga mengajak masyarakat membangun budaya hidup sehat melalui pendekatan promotif dan preventif.

“JKN adalah instrumen perlindungan, bukan alasan untuk abai menjaga kesehatan. Pencegahan tetap menjadi yang utama. Pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat, sebagaimana komitmen kami dalam Ngalam Tahes,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.