Kota Malang Bersiap Jadi Lautan Doa, 100 Ribu Jamaah Hadiri Mujahadah Kubro 

oleh -14 Dilihat
IMG 20260206 WA0095
Air siap minum yang sudah disediakan menjelang Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kota Malang bersiap menjadi lautan doa. Menjelang pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026, seluruh elemen NU di Kota Malang mematangkan persiapan secara maksimal.

Ribuan relawan diterjunkan, ratusan posko disiapkan, serta dukungan lintas sektor dipastikan berjalan rapi untuk menyambut lebih dari 100 ribu jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ketua Panitia Lokal Harlah 1 Abad NU PCNU Kota Malang, H Edy Hayatullah mengatakan, persiapan Mujahadah Kubro saat ini telah memasuki tahap akhir dan terus dimatangkan di lapangan.

“Persiapan Mujahadah Kubro terus kami maksimalkan dengan koordinasi semua pihak. Relawan bekerja siang malam. Ini bukan kerja satu-dua kelompok, tapi kerja bersama seluruh elemen NU,” ujar Gus Edy, Jumat (6/2).

PCNU Kota Malang menerjunkan ribuan relawan dari berbagai unsur badan otonom dan lembaga NU, seperti LPBI NU, GP Ansor, Banser, PMII, IPNU, IPPNU, Pramuka Ma’arif NU, hingga para muhibbin NU. Seluruhnya terlibat dalam pelayanan jamaah.

“Setiap relawan punya peran. Ada yang bertugas di posko, konsumsi, pengaturan arus jamaah, hingga pasukan semut yang fokus kebersihan. Semua bergerak dengan semangat khidmah,” jelasnya.

Untuk mendukung layanan jamaah, panitia menyiapkan 100 tenda posko yang tersebar di titik-titik strategis Kota Malang. Posko ini melayani informasi, konsumsi, kesehatan ringan, hingga tempat singgah jamaah.

Dari sisi konsumsi, peran PC Muslimat NU Kota Malang dinilai sangat vital. Muslimat NU mengoperasikan dapur umum milik Dinas Sosial Jawa Timur di dua lokasi utama. Selain itu, setiap anggota Muslimat juga diinstruksikan berdonasi minimal dua bungkus nasi.

“Insya Allah ratusan ribu paket konsumsi, mulai dari nasi, makanan ringan, hingga minuman, akan tersedia bagi jamaah Mujahadah Kubro,” kata Gus Edy.

Relawan khusus juga disiagakan untuk memandu jamaah sejak memasuki pintu-pintu masuk Kota Malang, baik bus, kendaraan pribadi, maupun rombongan pejalan kaki, guna mencegah penumpukan di satu titik.

Ketua PCNU Kota Malang, Dr KH Israqunnajah, menegaskan kesiapan panitia saat ini sudah memasuki tahap matang. Seluruh unsur NU bergerak dengan satu irama demi menyukseskan agenda besar tersebut. “Alhamdulillah, persiapan semakin matang. PCNU Kota Malang siap menyambut ratusan ribu tamu dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, PCNU Kota Malang telah melakukan rapat koordinasi dengan TNI, Polri, Pemkot Malang, dan unsur pengamanan lainnya, termasuk skenario pengamanan apabila Presiden RI Prabowo Subianto hadir pada puncak acara.

“Rapat koordinasi sudah dilakukan, termasuk persiapan kedatangan Presiden. Semua disiapkan secara serius dan profesional,” tegasnya.

KH Israqunnajah menyebut Mujahadah Kubro kali ini memiliki keistimewaan tersendiri dengan konsep “serba 100”.
“Ini momentum istimewa. 100 tahun NU kalender Masehi, 100 tahun Stadion Gajayana, 100 ribu jamaah, dan 100 posko relawan. Serba 100, penuh makna,” katanya.

Dukungan juga datang dari Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, menyatakan pihaknya menyiapkan 200 titik layanan air untuk mendukung kebutuhan jamaah.

Rinciannya, 50 titik suplai air untuk MCK, 50 titik kran wudhu di dalam Stadion Gajayana, serta 100 titik anjungan air siap minum dan kran wudhu di area luar stadion. “Fasilitas ini kami siapkan agar jamaah dapat beribadah dengan khusyuk dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, antusiasme jamaah tercatat sangat tinggi. Hingga H-2 pelaksanaan, jumlah jamaah mencapai 104.541 orang atau sekitar 105 ribu jamaah.

Sekretaris PWNU Jawa Timur, DR H.M.  Faqih, menyebut jamaah berasal dari 77.541 peserta PCNU se-Jawa Timur dan 27.000 warga Muslimat NU. Mereka datang menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil, dan 5.413 sepeda motor yang terbagi dalam sembilan zona kedatangan.

Dengan kesiapan relawan, logistik, layanan dasar, serta dukungan lintas sektor, Kota Malang siap menjadi pusat doa nasional dalam puncak peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.