Grebeg Apem Sambut Ramadan di Jombang, Warga Berebut 15 Ribu Apem

oleh -6 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 12 at 11.26.20 AM
Warga berebut gunungan apem di Alun-alun Jombang (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co, Jombang – Tradisi Grebeg Apem 2026 kembali digelar di Alun-alun Kabupaten Jombang, Kamis (12/2). Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi megengan menjelang Ramadan ini berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga.

Rangkaian acara diawali dengan kirab apem dari Kantor Pemkab Jombang menuju Alun-alun. Arak-arakan semakin semarak dengan penampilan drum band serta tarian bernuansa Timur Tengah yang melambangkan suka cita menyambut bulan suci.

Peserta pawai didominasi siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Jombang. Mereka berjalan beriringan mengawal gunungan dan tumpukan apem warna-warni yang menjadi simbol utama tradisi tersebut.

Setibanya di alun-alun, ribuan apem disusun berjajar di tengah lapangan. Namun sebelum sambutan Bupati Jombang selesai, warga yang telah memadati lokasi langsung berebut apem yang dibagikan. Dalam waktu singkat, ratusan apem ludes di tangan masyarakat.

Bupati Jombang Warsubi mengatakan Grebeg Apem merupakan simbol kebersamaan dan tradisi saling memaafkan menjelang Ramadan. Tahun ini, sebanyak 15.752 apem disiapkan dan dibentuk dalam 17 tumpeng.

“Tradisi ini menjadi wujud kebahagiaan bersama sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat Jombang. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” kata Warsubi usai kegiatan.

Ia berharap tradisi megengan terus dilestarikan sebagai warisan budaya daerah yang memperkuat persatuan masyarakat. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa umat Islam akan segera memasuki Ramadan 1447 Hijriah.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan yang dinantikan umat Islam. Kami mengajak masyarakat menyambutnya dengan suka cita serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin,” ujarnya.

Warsubi turut mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman. Menurutnya, puasa menjadi sarana mendidik diri, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kita semua hari bahagia, karena kewajiban sebagai umat muslim, orang yang beriman, kita wajib menyambut Ramadan dengan hati yang gembira dalam menjalankan kewajiban berpuasa,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.link yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.