KabarBaik.co – Kota Batu tak hanya dikenal dengan deretan destinasi wisata alamnya. Kota ini juga menyimpan situs bersejarah bernama Candi Songgoriti atau Candi Supo yang terletak di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, pada ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut.
Candi berbahan batu andesit itu diperkirakan dibangun pada tahun 888 Masehi di masa Pemerintahan Mpu Sindok, raja pertama Kerajaan Medang periode Jawa Timur. Pembangunan dilakukan oleh Mpu Supo, yang makamnya berada tak jauh dari lokasi candi dan kini dikenal sebagai Makam Mbah Patok.
Bangunan candi yang tersisa saat ini hanya berupa batur persegi panjang berukuran 14,7×8,25 meter dengan tinggi 0,85 meter. Bagian kaki dan badan candi masih utuh, sedangkan bagian atap telah runtuh. Meski demikian, keunikan candi ini tetap terjaga, karena berdiri di atas sumber mata air dengan suhu berbeda meski jaraknya hanya sekitar satu meter.
Juru Kunci Candi Songgoriti, Haryoto, mengungkapkan, candi ini pertama kali ditemukan oleh leluhurnya ratusan tahun lalu. Ia sendiri merupakan keturunan ketujuh penjaga candi tersebut.
“Candi ini dibangun oleh Mpu Supo. Beliau pula yang menjadikan kawasan Songgoriti bisa dihuni, karena sebelumnya lokasi ini merupakan kawah dengan sumber air yang sangat deras,” jelas Haryoto saat ditemui di area Candi Songgoriti, Kota Batu, Minggu (24/8).
Penemuan candi ini juga tercatat dalam sejarah kolonial Belanda. Arkeolog Van I Isseldijk menemukan Candi Songgoriti pada tahun 1799. Renovasi kemudian dilakukan oleh Rigg (1849), Brumund (1863), dilanjutkan renovasi besar pada 1921 dan terakhir pada 1938.
Sejarah pembangunan Candi Songgoriti bermula dari keinginan Mpu Sindok untuk membangun tempat peristirahatan keluarga kerajaan di kawasan pegunungan yang dekat dengan sumber mata air. Atas perintah raja, Mpu Supo membangun kawasan Songgoriti berikut sebuah candi yang kini menjadi salah satu peninggalan bersejarah di Kota Batu. (*)








