KabarBaik.co – Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu terus mengembangkan seni dan kebudayaan. Di momen hari jadi Kota Batu ke-23 ini, Disparta Kota Batu menggelar Festival Jaranan Kota Batu 2024 yang diselenggarakan di Amphiteater Sendratari Arjuna Wiwaha, Kota Batu dari 2-3 November.
Kepala Bidang Kebudayaan Disparta Kota Batu, Sintiche Agustina Pamungkas menyatakan, festival jaranan (jaran kepang) yang digelar tersebut terdiri atas dua kategori, yaitu jaran pegon dan jaran dor.
“Di Festival Jaranan Kota Batu 2024 ini dalam penampilannya ada cerita yang dikisahkan, sehingga kami bisa menjual ke wisatawan. Karena ini merupakan destinasi baru yaitu destinasi budaya,” kata Iche, panggilan akrab Sintiche Agustina Pamungkas, saat berada di Amphiteater Sendratari Arjuna Wiwaha, Kota Batu, Sabtu (2/11).
Menurut Iche, penampilan festival jaranan hari ini menampilkan jaran pegon. Sedangkan, Minggu besok (3/11) menampilkan jaran dor. “Yang mengikuti Festival Jaranan Kota Batu 2024 ini sebanyak 18 kelompok seni yang berunjuk kebolehan hari ini dan besok. Yang semua kelompok seni ini berasal dari Kota Batu dan sudah memiliki nomor induk yang dikeluarkan Disparta Kota Batu,” jelas Iche.

Iche menjelaskan, festival yang dilaksanakan Disparta Kota Batu ini bertujuan untuk mengetahui besarnya jumlah kesenian yang ada di Kota Batu. Seperti, kesenian jaran kepang, bantengan, dan kelompok seni sanggar tari yang ada di Kota Batu.
“Kami ingin mengetahui atau istilahnya menjaring kelompok seni melalui festival ini. Yang tentunya mengangkat potensi yang ada di Kota Batu. Hari ini khusus kesenian jaran kepang,” ungkap Iche.
Iche menjelaskan, Festival Jaranan Kota Batu sebenarnya sudah dua kali digelar. Pertama pada 2023 lalu. “Yang jelas animo masyarakat untuk tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Dan dalam kesenian jaranan ini kami ingin melestarikan warisan budaya Kota Batu, karena jaran kepang menjadi warisan budaya di Kota Batu,” ujarnya.
Ketua Dewan Kesenian Kota Batu, Sunarto mengatakan, gelaran Festival Jaranan Kota Batu 2024 bersinergi dengan Disparta Kota Batu. “Kami ingin melestarikan kesenian jaran kepang yang ada di Kota Batu karena ini merupakan warisan budaya tak benda,” katanya.
Dengan adanya festival ini, lanjut Sunarto, maka dalam waktu dekat akan diselenggarakan silaturahmi bareng seniman Jaran Kepang Kota Batu. “Jadi, nanti di bulan Desember kita akan menyelenggarakan silaturahmi dengan seniman Jaran Kepang dengan unjuk kebolehan di Amphiteater Sendratari Arjuna Wiwaha pada Desember nanti,” jelasnya. (*)






