KabarBaik.co, Pasuruan – Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menggelar safari Ramadhan bersama ratusan siswa/siswa, dewan guru SDN Bulusari 1 Kecamatan Gempol, paguyuban wali murid, serta tokoh masyarakat di lingkungan sekolah
Politisi PKB asal Gempol itu menyampaikan pesan penting terkait pentingnya menjaga hubungan harmonis antara walimurid dan para guru agar tujuan utama mentransformasi ilmu kepada anak didik bisa lebih optimal.
Menurut Samsul, tujuan utama safari Ramadan adalah mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan umat, serta meningkatkan ukhuwah islamiyah. Kegiatan ini juga bertujuan menyebarkan dakwah, menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, menyosialisasikan program pemerintah, dan menjaga kondusifitas wilayah melalui dialog yang produktif.
“Perlu dipahami bersama bahwa untuk mencetak generasi yang pintar dan soleh tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada lembaga pendidikan sekolah, tapi perlu kolaborasi yang intens antara orang tua dan guru,” kata Samsul.
Samsul menjelaskan, kegiatan salat Tarawih dan buka puasa bersama anak-anak di bulan suci Ramadan denga melibatkan walimurid juga mengandung filosofi edukasi. Yakni mengajarkan mereka untuk selalu disiplin, kejujuran, dan menumbulkan kepekaan sosial melalui kegiatan berbagi bingkisan bagi yang kurang mampu.
“Kami atas nama ketua DPRD mengajak para orang tua untuk istiqomah mendoakan putra-putrinya seusai menjalankan salat lima waktu. Anak-anak juga harus patuh dan taat kepada guru agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Samsul juga memberikan pertanyaan kuis seputar Ramadan bagi anak-anak. Yang bisa menjawab dengan benar akan mendapat hadiah. Metode ini membuat kegiatan yang digelar di SDN Bulusari menjadi lebih meriah dan menambah pengetahuan mereka di luar pembelajaran di kelas
Terpisah, Abdul Rokhman, Kepala SDN 1 Bulusari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan di sekolah. “kami bersama dewan guru dan anak anak juga menggelar pembagian sembako sebanyak 140 bungkus yang di berikan kepada siswa kurang mampu sebanyak 84 bungkus, dan sisanya di berikan kepada warga sekitar sekolah yang kurang mampu,” tutupnya. (*)








