KabarBaik.co – Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jatim bergerak cepat merespons insiden kekerasan yang terjadi dalam laga Liga 4 babak 32 besar grup CC. Pertandingan yang mempertemukan Perseta 1970 melawan Putra Jaya Pasuruan di Stadion Bangkalan tersebut diwarnai aksi tidak terpuji oknum pemain pada menit ke-70.
Ketua Komdis PSSI Jatim Makin Rachmat mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan serta bukti video terkait insiden tersebut. Saat ini, Komdis sedang mengumpulkan Laporan Khusus (Lapsus) dan keterangan tambahan untuk melengkapi berkas persidangan.
“Kami baru saja melakukan rapat internal. Diputuskan bahwa sidang akan digelar hari ini. Sesuai aturan, kami tidak boleh lebih dari 24 jam dalam memutus sebuah peristiwa setelah laporan diterima,” ujar Makin saat dikonfirmasi, Selasa (6/1).
Pihak Komdis menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian ini, terlebih kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025-2026 merupakan wadah pembibitan pemain muda. Makin menekankan bahwa seluruh klub seharusnya menjunjung tinggi sportivitas dan fair play.
“Masa depan pemain harus kita jaga bersama. Kita bertanggung jawab atas marwah dan martabat pemain ke depannya. Jika ada unsur kesengajaan untuk menciderai lawan, itu adalah preseden buruk bagi sepak bola kita,” tegasnya.
Terkait sanksi, Makin menjelaskan bahwa segala keputusan akan merujuk pada regulasi Kode Disiplin (Kodis) PSSI yang berlaku.
“Hukuman pasti ada, namun detailnya akan diputuskan dalam sidang besok. Kami ingin memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang kembali demi menjaga integritas kompetisi,” tutup Makin. (*)








