KabarBaik.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya dalam program rumah tinggal layak huni (Rutilahu). Tahun ini, di Kabupaten Pacitan, program tersebut menyasar rehabilitasi 158 rumah warga miskin yang tersebar di 12 kecamatan.
“Insyaallah, setiap tahun kita bersama-sama berproses melalui program kerja sama ini. Mana yang bisa diselesaikan kabupaten, mana yang oleh Pemprov Jatim, kita cicil bersama,” ujar Khofifah usai meninjau rumah yang akan direnovasi di Kecamatan Pacitan, Rabu (13/8).
Dalam kunjungan itu, Khofifah didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Dandim 0817 Pacitan Letkol Inf Imam Musahirul, dan Danlanal Pacitan Mayor Laut Aris Alfatah. Ia juga sempat ikut memasang batako di salah satu rumah yang akan direnovasi.
Gubernur perempuan pertama di Jatim ini meninjau dua unit rumah milik Pargiyem (70) dan Tulus di Dusun Ngasem, Desa Bolosingo, Kecamatan Pacitan. “Kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya sudah berjalan sekitar 10 tahun. Di Pacitan, 158 rumah direhab oleh jajaran Kodam, dikoordinasikan oleh Dandim, Danramil, dan Babinsa,” jelasnya.
Khofifah menegaskan, program Rutilahu ditujukan bagi rumah tangga miskin dengan enam indikator, antara lain lantai rumah masih tanah, dinding dari bilik bambu atau sesek, tidak memiliki jendela dan ventilasi memadai, berdiri di tanah milik sendiri, tidak memiliki aset lain selain rumah, serta berpenghasilan tidak tetap di bawah upah minimum.
“Harapan kami, kebutuhan dasar masyarakat semakin terpenuhi, sehingga mereka bisa keluar dari kemiskinan ekstrem,” ungkapnya.
Sementara itu, Pargiyem tak kuasa menahan haru saat rumahnya terpilih untuk direnovasi. Selama ini, rumahnya kerap bocor setiap hujan. “Alhamdulillah, terima kasih Bu Gubernur atas bantuannya. Saya senang sekali,” ucapnya sambil berkaca-kaca.








